Home » Dasar Pemberantasan Penyakit » Promosi kesehatan dalam Toksikologi industri

Promosi kesehatan dalam Toksikologi industri

Wednesday, January 2nd 2013. | Dasar Pemberantasan Penyakit, Toksikologi Industri

Promosi kesehatan dalam Toksikologi industriPromosi kesehatan dan Pencegahan resiko gangguan kesehatan pada tenaga kerja terpapar bahan kimia Industri

Bahan kimia industri mempunyai potensi terhadap resiko bahaya kecelakaan kerja( Sumber bahan bacaan “Work and Deseases ” Goodman and Boissonault )
Pemaparan bahan kimia yang ada di industri baru akan terjelama sebagai efek dan respon pada fase farmako dinamik di sel target
Sesuai dengan kriteria xynobiotik bahan kimia yang menunjukkan efek di sel target organ terbagi dalam :
* hepato toksik
* hematotoksik
* nefrotoksik
* cardio toksik
*.Pneumotoksik
* Dermato toksik
* Entor toksik
* Gonado toksik
DSB
maka manifestasi respon dapat berupa :

C Manifestasi penyakit (klinis) oleh keracunan bahan kimia pada organ tubuh

ORGAN PENYAKIT

Optik Optik neuropati,optik neuritis,optik atropi

Kardiovaskuler Aritmia jantung,peny. koroner jantung

Hipertensi

Gangguan miokardial ,

Peny.Iskemik Jantung nonateromatus

Peny.arteri oklusif perifer

Sistim Pernapasan Inflamasi jalan napas dan hipereaktif

Bronkitis

Asma

Pnemonitis hipereaktif

Pneumikoniosis

Interstisial fibrosis

Asbestosis

Silikosis

Pembentukan Granuloma

Kerusakan difus alveoli

Sistim Pencernaan Kanker

Hati Kerusakan akut atau subakut hepatoseluler

Cirrhosis

Angiosarkoma

Karsinoma

Hepatitis

Ginjal dan saluran kencing Penyakit akut ginjal

Gagal ginjal kronis

Nefritis Tubulointerstisial

Sindroma nefrotik

Glomerulonefritis progresif

Susunan Saraf Pusat Polineropati Sensorimotor

Fasikulasi dan kelemahan Otot

Penurunan atau hilangnya refleks

Neropati kranial

Disfungsi prominen autonomik

Ensefalopati

Ataksia serebelar

Sistim Hemopoitik Anemia aplastik

Anemia hemolitik

Sindroma meyeloplastik

Myeloma multipel

Trombositopenia toksik

Porfiria

Sistim Immun Penyakit alergi

Rinitis alergika

Asma bronkialis

Alergi pencernaan ( makanan )

Dermatitis atopik

Urtikaria

Anafilaksis

Penyakit autoimun

Neoplasia

Sistim reproduksi Gangguan menstruasi

Meningkatkan fertilitas atau infertilitas

Abortus spontan

Cacat lahir,berat badan bayi kurang

Kanker

Menurunkan libido/impotensi

Menungkatkan atau menurunkan produksi

sperma

Menopause prematur

D. Resiko Kecelakaan Kerja

Cairan mudah terbakar dan mudah meledak
Bahan kimia yang menimbulkan efek fisiologis :

a. Cairan yang bersifat irritan biasanya merupakan cairan kimia yang tidak mudah menguap sehingga dianggap berisiko rendah,pada hal pada pemaparan yangberulang dan lama dapat meimbulkan efek iritasi / alergi /efek sistemik kronis ( liposolube )

b. Senyawa organik .Dalam bentuk uap mempunyai resiko tinggi terhadap tubuh melalui inhalasi paru .Umumnya senyawa pelarut organik bekerja pada susunan saraf pusat oleh sifat depresan dan anastetiknya Tergantung dari tingkat pemaparan ,maka pengaruhnya dapat dari sifat narkotik yang ringan hingga yang berat yang dapat menimbulkan kematian .Senyawa organik terbagi dalam :

- Hidrokarbon alifatik – Hidrokarbon terhalogenisasi – Ester – asam anorganik

- Hidrokatrbon siklik – Nitro hidrokarbon – Eter – gas(anor-organik)

-Hidrokarbon aromatik- – Alkohol – Glikol ( eter& ester)

E. Pencemaran Udara Atmosfer

Bahan kimia industri dapa mencemari lingkungan udara umum (out doors ) Senyawa hidrokarbon merupakan senyawa kimia yang mengalami foto-sintesis oleh sinar mataha

Ri bereksi dengan oksigen dan ozon untuk menghasilkan aldehida,asam,oksida nitrogen dan sulfur,berberapa iritan dan senyawa noksius.yang dikenal sebagai smog

Senyawa hidrokarbon ini berasal dari asap mobil,uap dari pelarut proses industri pelapis permukaan dan pencucian .Sumber alam yang menjadi produsen senyawa hidrokarbon ini berasal dari kawah gunung berapi, proses penguraian biologis di darat dan lautan,hutan dan kebakaran hutan dan lain-lainnya.Daerah terlarang yang terancam oleh smog ini.misalnya di Los Angeles

Pelarut-pelarut yang mengalami foto-sintesa ini misalnya :

Alkena,senyawa arom,atik ( kecuali benzena ),senyawa keton termasuk metil- isobutil- keton.,etilen terklorinasi, termasuk trikloretilen,keton ( misal metil-etil-keton ),alkohol dan aldehida,alkena dan alken siklik.,benzena,aseton,perkloroetilen dan senyawa hidrokarbon terhalogenisasi jenuh.

F. Pengaruh diatas atmosfer

Senyawa fluorokabon misal triklorotrifluoroetan mengkatalisasikan permukaan ozon,sehingga menimbulkan lubang ozon di stratosfer bumi. Karena itu jumlah sinar ultraviolet yang menembus stratosfer meningkat dan radiasi sinar ultraviolet dibumi meningkat.Halin akan menimbulkan kerusakan di sektor pertanian dan meningkatkan resiko kanker kulit.

G. Pemanasan global bumi

Senyawa karbon dioksida sebagai hasil dari pembakaran minyak bumi dapat mengakibatkan pemanasan global bumi seperti peristiwa ” rumah kaca ”

Upaya promosi kesehatan dan pecegahan resiko gangguan kesehatan pada tenaga kerja terpapar bahan kimia industri

Promosi kesehatan tenaga kerja meliputi :

* meningkatkan gisi tenaga kerja * meningkatkan kebugran * meningkatkan kesehatan jiwa *meningkatkan pelatihan K3

Peningkatan gizi kerja dapat mengurangi resiko gangguan kesehatan oleh bahan kimia industri oleh mekanisme :

* peningkatan kemampuan mekanisme detoksikasi tubuh

*Meningkatkan kemampuan kapasitas cadangan kesehatan tubuh dengan meningkatkan kemampuan fungsi fisiologi organ tubuh

*Menurunkan resiko gangguan biokimia tubuh,sehingga kesimbangan homeostasis tubuh dapat dipertahankan

* Peningkatan Kebugaran Tubuh disamping dapat meningkatkan produktivitas kerja melalui peningkatan keterampilan fisik,peningkatan kapasitas cadangan kekebalan tubuh dapat menunjang peningkatan gisi kerja

* Peningkatan kesehatan jiwa dapat membantu meningkatkan perilaku kerja aman terhadap resiko potensi bahaya pemaparan bahan kimia industri

*Peningkatan pelatihan K3 Dapat meningkatkan penegetahuan dan kesadaran dan penegetahauan bekerja aman dan sehat bagi tenaga kerja

Pencegahan resiko gangguan kesehatan tenaga kerja terpapar bahan kimia industri terdiri dari :

a seleksi awal penerimaan tenaga kerja ( Man fit to the Job or Job fit to the man)

b. Pemantauan kesehatan tenaga kerja ( pemeriksaan kesehatan awal,berkala dan khusus )* c. Tindakan kuratif d Tindakan rehabilitatif

Advertisement
tags: , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Related For Promosi kesehatan dalam Toksikologi industri

Comment For Promosi kesehatan dalam Toksikologi industri


Categories